Jumat, 31 Juli 2009

PROSES PEMBUATAN KERUPUK TAHU

1. Olah kedelai menjadi tahu dengan cara masak kedelai sebanyak 12 kg selama 1,5 jam.
2. Setelah matang, kedelai dipress selama 5-10 menit untuk menghilangkan airnya.
3. Masukan kedelai yang telah ditiris tersebut ke dalam mesin selep (mesin pelumas/panghalus).

4. Campur kedelai halus dengan bumbu seperti garam, soda kue dan keju sebanyak 100 gr dan masukkan ke mesin pembulat hingga membentuk tahu berbentuk bulat dan diamkan selama 12 jam.
5. Goreng tahu, dari ukuran bola pimpong bisa mengembang jadi ukuran bola tenis, matang kulit tahu dengan tanda bagian kulit berwarna kekuningan selama 3-5 menit. Anghkat dan tiriskan.
6. Potong tahun menjadi 2 bagian lalu keluarkan isi tahu tersebut sehingga tersisa bagian kulit tahu.
7. Goreng kembali kulit tahu tersebut sampai kering dengan ciri keripik matang kulit tahu berwarna coklat keabuan. Angkat dan tiriskan.
8. Stelah dingin, Kerupuk Tahu siap dikemas dan siap di distribusikan.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009




PROSES PEMBUATAN KERIPIK UBI UNGGU

Untuk mendapatkan keripik Ubi Unggu yang renyah harus diperhatikan umur ubi 3-6 bulan dan berikut tahapan membuat keripik Ubi Unggu sebanyak ½ kg :


1. Ambil Ubi Unggu sebanyak 1 kg.
2. Kupas Ubu Unggu kemudian cuci dengan air tanah sebanyak 3 kali penggantian air.
3. Iris tipis-tipis Ubi Unggu dengan alat pengiris, selanjutnya cuci kembali sehingga tidak ada getah.
4. Laukan penggorengan dengan ditambahkan bumbu berupa garam dan bawang putih 3,5 gr selama 10 menit, angkat dan tiriskan hingga minyak tak menetes lagi
5. Stelah tidak panas, segera masukan keripik dalam plastik dan siap di distribusikan.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009



PROSES PEMBUATAN KERIPIK GETUK

Untuk menghasilkan keripik yang renyah dan memiliki citarasa, kuncinya mulai dari pengolahan, penggorengan hingga pengemasan. Bahan baku harus dicuci dengan tiga kali penggantian air tanah/sumur dan berikut tahapan membuat keripik Getuk :

1. Kupas singkong dan potong ujung-ujung singkong lalu cuci dengan air tanah/sumur dan lakukan penggantian air sebanyak tiga kali untuk menghilangkan rasa getir.
2. Kukus singkong selama 1 jam dengan mencampurkan ½ sdt/kg singkong.
3. Setelah matang, lumatkan singkong dalam wadah tumbukkan yang tambhakan ¼ gula dan ½ sdt garam per kg singkong. Untuk membuat keripik getuk warna kuning lakukan tahapan selanjutnya, sedangkan untuk menghasilkan keripik getuk warna kehitaman, campurkan ujung singkong yang telah dibakar sebelumnya hingga membentuk adonan berwarna keabuan.
4. Setelah membentuk adonan lerbarkan adonan seperti akan membuat mie dan tunggu hingga kering.
5. Lakukan penggilangan untuk membentuk lembaran keripik yang diiris setelah digiling.
6. Jemur keripik dalam ruang yang telah ditutupi plastik tapi terkena sinar matahri dan ada fentilasi udara sehingga tetap steril dan bebas bakteri.
7. Setelah keripik kering sempurna, pisahkan keripik yang busuk karena jamur dan masukan keripik yang bagus dalam plastik dan simpan di ruang yang dialasi pallet dan plastik, sehingga tidak kontak dengan dinding.
8. Sebelum digoreng bumbui keripik mentah dengan garam dan bawang putih yang telah dihaluskan, kemudian goreng selama 15 menit angkat dan tiriskan hingga minyak tak menetes lagi.
9. Stelah tidak panas, segera masukan keripik dalam plastik dan siap di distribusikan.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009



RESEP SIRUP STRAWBERRY

Resep untuk Sirup isi 700 ml

Bahan :

• 1 kg buah strawberry
• 3 ons Gula Pasir

Cara Membuat :

1. Blender 1 kg strawberry, kemudian saring dan cukup ambil sarinya saja.
2. Panaskan strawberry tersebut, dicampur dengan 3 ons gula pasir dengan api kecil, aduk perlahan sampai gula pasir larut.
3. Setelah gula pasir larut, matikan api.
4. Diamkan sampai suhunya lebih dingin 80%, kemudian angkat dari panci, lalu masukan ke botol.
5. Barulah proses pemasangan label dan proses pengemasan atau packing. Sirup siap dipasarkan.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009




RESEP SIRUP JENIPER

Resep untuk 30 ribu botol Sirup encer isi 150 ml dan 15 ribu botol Sirup pekat isi 650 ml

Bahan :

• Jeruk Nipis jenis lemon tanpa biji 4 ton (sesuai kapasitas mesin)
• Gula Pasir 100 kg
• Air 4 ribu liter

Cara Membuat :

1. Pilih jeruk Nipis yang cukup tua dalam kondisi fisik yang bagus misalnya, tidak berlubang dan busuk.
2. Jeruk nipis lalu dicuci menggunakan air dengan mesin pencuci jeruk.
3. Jeruk Nipis yang telah bersih dimasukan dalam mesin press jeruk yang nantinya akan terpisah langsung antara kulit dan air. Hasil perasan dibagi 2 takaran untuk membuat sirup pekat dan sirup encar = 2:1.
4. Panaskan air yang dibutuhkan, tunggu hingga mendidih kemudian masukan gula putih secara bertahap. Aduk hingga rata.
5. Bagi larutan air gula menjadi dua bagian, untuk membuat sirup pekat air gula yang dipakai 1500 liter dan untuk sirup encer 2500 liter.
6. Tunggu hingga larutan air dan gula dingin kemudian tambahkn air jeruk hasil perasan sesuai takaran sirup pekat dan encer. Jangan campurkan air jeruk pada saat larutan air dan gula masih panas agar sirup yang dihasilkan lebih awet.
7. Sirup yang telah jadi dimasukan ke dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu dengan alat UV.
8. Barulah proses pemasangan label dan proses pengemasan atau packing. Sirup siap dipasarkan.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009



RESEP SIRUP BUAH NAGA

Resep untuk 1 botol Sirup Buah Naga isi 650 ml

Bahan :

• Buah Naga 0,50 kg
• Gula Jagung 100 gr
• Buah lain (buah pepino atau anggur blackcurrent) 60 – 100 gr

Cara Membuat :

1. Buah Naga yang baru dipanen harus segera diolah melalui proses pengekstrakan.
2. Cara mengekstrak, press buah menggunakan alat pengepres dan saring bijinya. Selanjutnya dilakukan pemanasan (perebusan) terhadap hasil saringan tadi. Dalam waktu sekitar 3 jam larutan buah naga yang dipanaskan itu akan mengental. Hasil ekstrak tersebut bisa bertahan hingga 3 bulan, sehingga dapat langsung diginakan ataupun disimpan.
3. Siapkan bahan lain berupa gula jagung dan buah tambahan. Untuk Sirup Merah Buah Naga diberi tambahan Anggur Blackcurrent. Sedangkan Sirup Hijau Buah Naga diberi tambahan buah Melodi/Pepino. Buah tambahan ini juga terlebih dahulu diekstak.
4. Larutkan buah jagung dalam air secukupnya perbandingannya 1 : 1.
5. Ekstrak buah naga yang telah dimasak langsung dicampur dengan larutan ekstak buah tambahan dan larutan gula jagung. Komposisi sirup buah naga yakni 75% buah naga, 10% buah tambahan dan 15% gula jagung.
6. Campuran sirup yang telah jadi kemudian dikemas dalam botol kaca isi 650 ml plus penutup. Siap dipasarkan.
7. Sirup yang dibuat tidak menggunakan perasa atau pewarna, sehingga rasa dan warna yang dihasilkan memang original atau natural.

Sumber : Edisi Peluang Usaha No.: 24/THN IV/2009 31 Juli 2009