Tampilkan postingan dengan label Asam Formiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asam Formiat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Mei 2013

Bahan Finishing Industri Textile

Asam formiat adalah salah satu zat yang digunakan sebagai bahan dalam proses pencelupan warna pada tekstil, karena pada zat ini memiliki banyak fungsi yang berguna untuk mengatur pH pada proses pemutihan, pencelupan/ pewarnaan.

Asam formiat merupakan asam yang lebih kuat dari asam asetat sehingga menghasilkan produk yang lebih baik. Keunggulan lain dari zat warna asam formiat adalah warnanya yang cerah, hal tersebut karena ukuran partikelnya relatif kecil, Karena gugus pelarut zat warna dibasik lebih banyak gugus pelarutnya, maka kelarutannya makin tinggi, akibatnya pencelupannya menjadi lebih mudah rata, tetapi tahan luntur hasil celupan terhadap pencuciannya akan berkurang.

Selain itu dibanding zat warna asam monobasik jumlah maksimum zat warna asam dibasik yang dapty terserap oleh serat wol atau sutera menjadi lebih kecil, terutama bila suasana larutan celup kurang begitu asam, karena dalam kondisi seperti itu tempat-tempat positif pada bahan terbatas. Jadi untuk pencelupan zat warna tua dalam kondisi tersebut sebaiknya digunakan zat warna asam formiat.

Untuk para pengusaha Indsutri Textile yang ingin tahu lebih detail tetanng Asam Formiat atau yang berminat silahkan klik disini

Bahan Kimia Penyamakan Kulit

Pada mulanya dalam industri kulit hanya menggunakan bahan-bahan penyamak dari tumbuh-tumbuhan ( penyamak nabati ) seperti kulit akasia, dll. Bahan- bahan nabati sangat ramah lingkungan, artinya tidak mempengaruhi unsur-unsur yang ada di lingkungan, namun seiring perkembangan zaman manusia mulai menemukan bahan-bahan kimia yang digunakan dalam proses penyamakan kulit, bahan kimia membuat kulit dan produk yang dihasilkan jauh lebih baik daripada kulit yang disamak dengan bahan penyamak nabati.

Oleh karena itu kami ingin menawarkan kepada para pengusaha penyamakan kulit produk kami yaitu Asam Formiat yang salah satu manfaatnya dapat digunakan dalam proses penyamakan kulit sebagai bahan pembersih zat kapur dan pengatur pH saat pencelupan.

Dan untuk para pengusaha penyamakan kulit yang ingin tahu lebih jauh tentang produk Asam Formiat atau yang berminat silahkan klik disini 

Rabu, 08 Mei 2013

Penggumpal Latek

BAHAN PENGGUMPAL LATEKS

Sebagian besar petani karet di Indonesia termasuk petani karet di daerah-daerah masih menggunakan bahan penggumpal latek yang mutunya tidak terjamin seperti penggunaan TSP, Cuka Para, daun Pucuk Rambutan, Gadung dan Tawas sehingga slab dan lump yang dihasilkan mutu karetnya rendah.


Menurut hasil penelitian dari Balai Penelitian Karet Sembawa Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jl. Raya Inderalaya Km.32, Inderalaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan adalah sebagai berikut : 
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis bahan penggumpal terhadap kualitas Bokar (Bahan Olahan Karet)  selama penyimpanan, dan bermanfaat bagi petani agar dapat memperoleh informasi mengenai pengaruh bahan penggumpal terhadap kualitas bokar. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Balai Penelitian Sembawa dengan bahan baku lateks yang berasal dari kebun percobaan Balai Penelitian Sembawa. Lateks digumpalkan dengan bahan penggumpal menjadi sleb, kemudian sleb disimpan selama 1 bulan. Analisa yang dilakukan adalah analisa susut bobot, Kadar Karet Kering (KKK) dan plastisitas karet (Po dan PRI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bahan penggumpal yang dianjurkan semakin lama disimpan KKK sleb akan meningkat sampai dengan 84 % dan bobot sleb akan menurun hingga 70 %. Penyusutan bobot yg cukup besar pada sleb yang digumpalkan dengan pupuk TSP. Dari semua koagulan yang dianalisa, penggumpal asam format, formula asam organik dan anorganik lemah dapat menggumpalkan lateks dengan nilai Po dan PRI yang memenuhi standar SIR.

Oleh karena itu untuk menghasilkan mutu karet yang bagus, sebaiknya gunakanlah produk Asam Formiat sebagai Bahan penggumpal lateks Anda karena penggumpalan dengan asam format dapat menghasilkan karet dengan sifat teknis yang baik dan sesuai hasil penelitian diatas memenuhi standar SIR.

Nah buat para petani karet yang ingin tahu lebih jelas silahkan klik disni 



Asam Formiat

Perusahaan kami merupakan industri kimia yang memproduksi Asam Formiat  yang berada di Asia Tenggara, atau tepatnya di Indonesia dengan merk dagang Sintas90.

Penggunaan Asam Formiat adalah sebagai berikut :

4. Bahan Farmasi 
5. Bahan Cairan Pembersih Keramik 
6. Bahan Pembersih Logam
7. Bahan Pengeboran Minyak
8. Bahan Pengawet Rumput/Pakan Ternak

Bagi Anda yang berminat atau ingin tahu lebih detail tentang Pabrik atau Produk Asam Formiat, silahkan klik disini